Blog Siswa Indonesia

Berkreasi bersama blog siswa Indonesia.

Ikatan Guru Indonesia

Mari maju bersama Ikatan Guru Indonesia

Sistem Periodik Unsur

Sistem Periodik Unsur berisi informasi tentang semua jenis unsur yang ada di muka bumi.

SELAMAT DATANG DI BLOG Mrs EVARISTA
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Juni 2020

Menyelamatkan Kucing Liar Part 1


Ini Cino. Kucing pertama yang kami selamatkan dari tengah-tengah jalanan kota. Cino kami dapatkan sedang berada di tengah- tengah lampu merah, mengeong tanpa henti, mau menyeberang jalan tetapi takut. Dia terduduk di tengah bunga pembatas ruas tengah jalan. Tidak ada satu pun pengguna jalan raya yang mau menyelamatkan dan membantu Cino menyeberang jalan raya. Ketika kami mendengar suara Cino, kami langsung mengambil Cino dari tengah jalanan. Dan kami membawa Cino pulang ke Rumah Sabun Colek. Kami disini adalah saya dan suami saya, sedangkan Rumah Sabun Colek adalah rumah kami yang bernomor B29. 
Pada awal mula Cino dibawa ke rumah, badannya kurus dan lusuh, perutnya besar, bulunya tidak karuan. Penampakannya seperti kucing liar yang sangat liar pada umumnya. Cino takut digendong, berjalan menunduk dan matanya amat takut pada kami. Tetapi makannya sangat rakus. Kerjaannya mengeong setiap hari. Para tetangga meminta kami membuang kembali Cino ke jalanan karena risih dengan suaranya. Tetapi kami tidak mau. Kami hanya meminta maaf dengan para tetangga karena mereka terganggu dengan suara Cino dan memohon agar mereka bersabar sementara waktu dengan alasan Cino belum terbiasa di rumah. 

Gambar Blog


Gambar Sistem Periodik Unsur


Lambang IGI


Selasa, 02 Juni 2020

Menjadi Bijak di Tengah Corona


handsanitizer
Belakangan ini, seluruh lapisan masyarakat di Indonesia tengah disibukkan dengan wabah virus Corona. Wabah Corona telah memakan ribuan nyawa di seluruh dunia, wajar jika seluruh lapisan masyarakat menjadi panik karena virus ini. Berbagai cara diupayakan pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus Corona. Masyarakat juga tidak hanya diam saja. Konsumsi masker, handsoap dan handsanitizer semakin meningkat di kalangan masyarakat. Akibatnya, jumlah barang- barang tersebut semakin sedikit dan kemudian harganya semakin langka. Masyarakat yang kreatif berusaha meracik handsanitizer sendiri. Tapi eitssss, hati- hati tidak semua campuran bahan dapat menjadi handsanitizer yang aman.
Bahan aktif di dalam handsanitizer adalah alkohol yang efektif membasmi kuman di permukaan tubuh mahkluk hidup. Handsanitizer tergolong ke dalam antiseptik. Nah, bagaimana jika untuk membuat handsanitizer yang berfungsi sebagai pembasmi kuman, kita campurkan alkohol dan pembersih lantai atau pembersih kamar mandi? Perlu diketahui bahwa pembersih lantai dan pembersih kamar mandi tergolong ke dalam desinfektan, yaitu pembasmi kuman yang digunakan pada benda mati. Apakah bahan aktifnya sama dengan antiseptik? Karena peruntukkannya berbenda jelas bahan aktifnya juga BERBEDA. Bahan aktif dalam desinfektan adalah Klorin. 
Lalu bagaimana jika kita campurkan alkohol dengan pembersih lantai? Bukankah bahan aktifnya menjadi lebih banyak, sehingga efektifitasnya pun akan meningkat? No, jangan pernah sekali- kali mencampurkan keduanya. Karena jika dicampurkan alkohol dengan klorin (bahan aktif dalam desinfektan) akan menghasilkan senyawa kloroform. Kloroform adalah senyawa yang pada zaman dahulu digunakan sebagai obat bius di bidang kedokteran tetapi sudah dihentikan penggunaannya karena bahaya yang mengancam di balik penggunaannya. Penumpukan kloroform di dalam tubuh mahkluk hidup dapat menyebabkan penyakit kanker, sehingga klorofom disebutkan juga zat karsinogen. oleh karena itu, penggunaan kloroform sangat dibatasi. 

Berkreasi Bersama Sagusablog


Profesi guru bukanlah hal yang mudah. Proses pendidikan bukan hanya sekedar mengajar dan membagikan ilmu tetapi juga tentang belajar dan menambah kuantitas serta kualitas ilmu itu sendiri. 
Perkembangan pendidikan menuntut guru untuk harus terus belajar agar dapat menyesuaikan diri dengan tantangan pendidikan abad 21. Pendidikan abad 21 menitikberatkan dunia informasi dan teknologi sebagai sarana belajar. Maka dari itu guru dituntut untuk mampu memanfaatkan dunia digital dan informatika yang terus berkembang pesat. Guru dituntut untuk terus belajar.